Selasa, 31 Desember 2013

PROSES KELAHIRAN



Ciri-Ciri Ternak Akan Melahirkan

Ternak domba bunting selama 5 bln, induk yang bunting tua dipisahkan dari kelompoknya,d an ditempatkan diruangan tersendiri yang bersih, aman dari gangguan dan nyaman.
Tanda-Tanda induk akan melahirlan:
  1. Apabila puting di pijat aakan keluar air susu yang kental dan berwarna agak kuning.
  2. Di daerah tubuh bagian belakang dekat pangkal ekor terlihat cekung.
  3. Saat kelahiran sudah dekat sekali biasanya akan terlihat cairan keluar dari kemaluan (vulva) dan ternak gelisah.

persiapan Perawatan Kelahiran

Kelahiran merupakan proses alamiah, agar kelahiran berlangsung lancar dan selamat diperlukan beberapa persiapan yaitu:
  1. Pembersihan kandang.
  2. Lantai diberi alas/tilam dari bahan yang empuk seperti jerami kering atau serbuk gergaji.
  3. Penyediaan jodium tincture (obat merah) atau betadin untuk di oleskan pada bekas potongan tali pusar.

Proses kelahiran

Proses kelahiran di awali dengan masuknya janin kedalam saluran peranakan, kemudian kantong ketuban pecah.
Bagian muncul pertama adalah kedua ujung Kaki depan di ikuti kepala yang terletak di atas kedua kaki.
Pada waktu anak lahir dan telah menyentuh tanah, secara otomatis tali pusar langsung putus dan oleskan Jodium Tincture pada bekas potongannya untuk mencegah infeksi. Induk biasanya akan langsung berdiri untuk membersihkan lendir yang menutup tubuh anak domba. Jika induk tidak mau menjilati anaknya, bersihkan cairan yang menempel dengan menggunakan kain lap yang bersih dan kering.


Kesulitan Saat Melahirkan

Berbagai sebab faktor penyebab kesulitan saat melahirkan spt:
  1. Bokong induk yg kecil
  2. Anak kembar yang memiliki bobot terlalu besar
  3. Posisi janin yang tidak normal (salah satu kaki depan melengkung ke belakang,kepala melipat kebelakang,posisi terbalik/nyungsang.)
  4. Usia kehamilan melampoi batas waktunya.
  5. Pernah mengalami keracunan makanan saat bunting terutama usia kebuntingan 14 hari. </ li>

Minggu, 22 Desember 2013

REPRODUKSI TERNAK DOMBA




Secara umum interval kelahiran domba yang baik adalah dua tahun dengan tiga kali melahirkan, Agar peternak dapat melakukan pengaturan perkawinan dengan baik.

Maka yang harus diperhatikan adalah :
  1. Domba betina dewasa kelamin pada umur 6-8 bln.
  2. Domba betina mulai dikawinkan pertama kali pd umur 12-15 bln
  3. Domba jantan mulai dikawinkan pada umur 18-20 bln.
  4. Siklus birahi terjadi rata-rata 17 hr sekali.
  5. Lama birahi berlangsung 30-40 jam/ 1-2 hari.
  6. Saat yang paling tepat untuk mengawinkan domba yang sedang birahi ialah pada hari kedua.
  7. Lama bunting berlangsung 5 bln / 144-152 hari.
  8. Penyapihan anak dilakukan pada umur 3 bln.
  9. Batas umur domba diternakan betina 5th jantan 6-8 tahun.
  10. Perbandingan antara betina dan pejantan :
    • Pejantan umur 3 th dapat melayani 35 betina
    • Pejantan umur 15 bln dapat melayani 10 betina.
    • Pejantan umur lebih dari 3 th dapat melayani 50 betina.


Tanda-Tanda Domba Betina Birahi

  1. Gelisah,ribut dan napsu makan berkurang.
  2. Mencoba menaiki ternak lain, menggerak-gerakan ekor dan sering kencing.
  3. Mau atau diam bila dikawini pejantan.
  4. Alat kelamin bagian luar sedikit membengkak, Memerah dan kadang-kadang sedikit mengeluarkan lendir.


Memperpanjang siklus birahi

Siklus birahi dapat diperpanjang dengan pemberian progesteron,FGA (Flourogreston aceta), MAP (Medroxy Flourogeston Aceta)

Pemberian hormon tersebut ada beberapa macam:
  1. Pemberian 12-25mg progesteron/ekor/hari disuntikan di bawah kulit.
  2. Pemberian 2-6 mg/ekor/hari secara inflamen / Intravaginal dengan peresapan sopan selama 9-17 hari.


Mengawinkan Ternak

Walaupun domba betina mencapai dewasa kelamin pada umur 6-8 bln, sebaiknya perkawinan pertama dilakukan pada umur 12-15 bln kerana telah mencapai dewasa tubuh.
Masa birahi ternak berlangsung selama 30-40 jam/1-2 hari dan domba betina akan melepaskan sel telur (ovulasi) pada masa akir birahi, oleh karena itu perkawinan yang tepat harus dilakukan pada hari kedua masa birahi, sebaiknya pejantan harus dimasukan ke kandang betina minimum 3x siklus birahi.
Tanda-tanda awal kebuntingan kurang jelas di amati walaupun dengan cara meraba.
Tanda-tanda umum yang tampak adalah birahi birahi berikutnya tidak timbul lagi, tenang, tidak suka dekat dengan pejantan, Napsu makan agak meningkat, kadang menggesekan badannya ke dinding/menjilati dinding kandang. Pada pertengahan kebuntingan, perut nampak membesar terutama pada perut sebelah kanan dan ambing agak turun.

Sabtu, 21 Desember 2013

TATA LAKSANA

KANDANG DOMBA

Kandang harus memiliki pungsi sebagai berikut :

  1. Kandang domba harus dapat melindungi domba Dari hewan-hewan pemangsa.
  2. kandang domba harus dapat mempermudah domba dalam melakukan aktipitas keseharian seperti makan, minum tidur, kencing/buang kotoran.
  3. kandang domba harus dapat mwmpermudah peternak dalam melakukan pengawasan dan menjaga kesehatan ternak.


Pemilihan Lokasi Kandang

  1. tidak terkena perluasan kpta.
  2. Transportasi yang mudah ke daerah pemasaran.
  3. Harus ada sumber air.
  4. Sumber pakan yang mudah di dapat.
  5. Tidak berdekatan dengan pemukiman.
  6. Keadaan iklim dan tanah yang memungkinkan.


Type Kandang Domba

  1. type kandang kolom yaitu kandang yang digunakan untuk menempatkan domba secara berkelompok.
  2. Type kandang batere yaitu kandang yang digunakan untuk menempatkan domba secara individu.


Kontruksi Kandang

Hal yang harus diperhatikan
  1. letak kandang : sebaiknya dipilih pada suatu tempat yang lebih tinggi agar tidak ada genangan air.
  2. Arah kandang: cahaya matahari merupakan disinpektan alami yang sangat ampuh.
  3. Atap : berpungsi untuk melindungi domba dari matahari.
  4. Ventilasi
  5. Lantai kandang
  6. Kolong dan saluran pembuangan
  7. Jalan kandang : untuk mempermudah pekerja kandang untuk beroprasi
  8. Gudang pakan


Sarana dan Prasarana Kandang

  1. Tempat pakan : agar makanan tidak tercecer.
  2. Tempat minum : menggunakan ember plastik/ talang yg dipasang membujur.
  3. Peralatan : untuk sanitasi kandang dan ternak.


Luas Kandang Ternak Domba

Kandang beranak120cm x 120cm /ekor
Kandang induk100cm x 125cm /ekor
Kandang pejantan110cm x 125cm /ekor
Kandang anak100cm x 125cm /ekor
Kandang dara100cm x 125cm /ekor

PETUNJUK TEKHNIS BUDIDAYA DOMBA

MEMILIH BIBIT

Sipat-Sifat yang perlu dipertimbangkan sebagai ternak bibit pada domba

  1. umur pubertas atau baligh untuk betina sepuluh bulan dan jantan duabelas bulan.
  2. jumlah anak sekelahiran sampai disapih dua ekor.
  3. Bobot lahir 2,2kgdan bobot sapih 12,13 kg.
  4. Bobot badan dewasa jantan 55-60kg, dan betina 30-35kg.
  5. Sipat keindukan, mampu menyusui, mengasuh, dan membesarkan anak.


Tanda-Tanda umum bentuk luar calon induk

  1. Bentuk tubuh kompak, dada dalam dan lebar,garis punggung dan pinggang lurus, bulu lunak dan mengkilat, tubuh besar tapi tak terlalu gemuk.
  2. sipat keindukan : penampilan jinak, sorot mata ramah.
  3. Kenormalan kaki : kaki lurus dan tumit tinggi.
  4. Keadaan gigi : jumlah gigi lengkap, rahang atas bawah rata.
  5. keturunan : berasal dari keturunan kembar.
  6. Ambing : tidak terlalu menggantung, bentuk simetris, jumlah puting dua buah.


Tanda-Tanda umum bentuk luar calon pejantan.

  1. Bentuk tubuh besar, dada lebar, tubuh relatif panjang, tubuh bagian belakang lebih besar dan tinggi, tapi tak terlalu gemuk.
  2. Penampilan gagah, mencerminkan kemampuan menurunkan sipat yang baik pada anaknya.
  3. Aktip : ramah, aktip, napsu kawin besar.
  4. keturunan : beasal dari keturunan kembar.
  5. umur : antara 1,5 tahun sampai 3tahun.


Pemilihan domba bakalan (bibit) penggemukan

  1. Bibit domba baru berusia pasca sapih (6-8 bln) Atau kurang dari satu tahun.
  2. Ciri-ciri :
    • giginya masih rapat dan belum tanggal.
    • berat rata-ratanya 20 kg
  3. bibit harus domba jantan kerana :
    • domba jantan pertumbuhannya lebih cepat dari betina.
  4. Bubit domba harus sehat dan tidak cacat.
  5. Ciri-ciri
    • penampilan pisik yang baik.
    • bulunya tampak seperti basah.
    • kakinya tegak dan besar.
    • Moncongnya tumpul

Selasa, 17 Desember 2013

Alam Buniasih/Cikokoro

Buniasih adalah sebutan bagi suatu kampung pada zaman dahulu kala, yang sekarang terkenal dengan nama kampung cikokoro. Dinamakan buniasih mungkin karena lokasi kampung tersebut tersembunyi,di himpit oleh dua bukit yaitu pasir jurig dan pasir oncangan.semua orang pasti akan terkejut mendengar nama pasir jurig,saya pun tak tahu apa penyebabnya dinamakan pasir jurig yang jelas tempatnya tak seseram namanya. Bagi orang yang pergi ke sana akan menjumpai sebuah tugu bekas peninggalan belanda, dan di atas tugu sanalah kita bisa menikmati keindahan ciptaan tuhan berupa pemandangan yang menghiasi keindahan kota majalengka. Adapun pasir oncangan dulu hanya sebuah bukit yang penuh dengan bebatuan, tapi sekarang Berubah total menjadi tempat pariwisata bertarap nasional namun sampai saat ini pembangunannya belum mencapai seratus peratus. Cikokoro adalah tempat dimana saya dilahirkan dan tumbuh membesar, dan di sanalah pula tercatat berbagai macam cerita dan telah terukir berbagai macam kenangan, baik suka maupun duka. Yang tak mungkin terlupakan sampai akhir hayat. Kampung cikokoro terletak di ujung selatan desa ranjiwetan, kec kasokandel, kab majalengka. Lokasi kampung cikokoro sangat strategis untuk pengembangan program pertanian dan peternakan. Penduduknya mayoritas bertani,tapi masih bersifat tradisional dan hasilnya pun belum begitu maksimal, apalagi benturannya dengan harga pupuk yang terus melambung naik.saya harap pihak pertanian setempat memberikan bimbingan dan penyuluhan agar tidak ada istilah tani tinggal daki. Begitu pula dengan peternakan, hampir semua kepala keluarga memelihara ternak berupa domba tapi hanya dalam sekala kecil, dengan tujuan menyimpan uang yang suatu saat di perlukan boleh dijual kembali, atau hanya bertujuan untuk memperoleh penghasilan tambahan, sehingga dalam proses pemeliharaan ternak asal asalan tidak sistematik maka hasilnya pun tidak maksimal. Dalam blog ini saya akan coba uraikan tekhnis budidaya ternak domba (pembibitan dan penggemukan) dari mulai pemilihan bibit, Pembuatan kandang, pemeliharaan dan perawatan ternak, manajemen kesehatan, dan pakan fermentasi serta pemasaran ternak. Harapan saya suatu sa'at "Cikokoro" bukan saja maju dalam bidang pertanian tapi juga di depan dalam bidang peternakan. SUATU SAAT AKU AKAN KEMBALI UNTUK KAMPUNGKU TERCINTA.